Menghitung Hari

Di asrama saya, ada cukup banyak tempelan. Isinya? Ya.. macem2.. mulai dari mimpi-mimpi kami, kata-kata motivasi (entah kutipan dari buku, hadits, atau kalam Allah), chart hafalan kami tiap bulan, doa-doa dan artinya, jadwal2 kajian di penjuru kota Jogja, jadwal piket masak, piket bersih-bersih, sampe nota2 blanja. Dan tentu saja. Foto2 para penghuninya.😀

Ada sebuah tempelan yang tidak pernah bosan2 saya baca, tiap lewat atau berdiri di depannya. Ia ditempel di dekat pintu keluar garasi kami. Begini isinya🙂

Tak Sekedar Rumah

bukan surga, tapi serambinya

rumahku hanyalah sebentuk bait

tempat melabuh rindu, membagi tawa dan pangkuan

lalu wangian surga semilir bersama tahmid

tempat menegak malam dengan dzikir menggigil

dan tangis pertaubatan

rumahku adalah rasa aman dalam genggaman jari Ar-Rahman

rumahku adalah juga derak kekhawatiran,

agar tiada lena dalam fana

rumahku adalah kutub yang mendamai hati dan sesenyum rasa

“Masuklah, berselimut, rehat..”

terkadang ia mentari yang menyala, menegur hati, dan menggerak

“Keluarlah, dakwah, jihad!”

rumahku perhentian, tempat iman diperbaharui dan ruh diisi ulang

lalu aku harus keluar membukti amalan

rumahku, menawan tentram, menggerak bandang

rumahku mungkin bukan surga, tapi Insya Allah serambinya.. *

Rumahku, 

Rumah Al-Qur’an.. :) 

Seperti pagi ini, saya kembali membacanya. Dan sepanjang jalan tadi saya menghitung hari sudah berapa lama ada di RQ.

Sehari, dua hari, seminggu, tiga minggu, sebulan, dua bulan… Ternyata sudah dua bulan lebih dua puluh satu hari.

Taukah rasanya melalui waktu-waktu di sini? Tidak ada yang tidak baik. Tidak ada yang tidak istimewa, semuanya unik dan sangat berharga.

Semakin bertambah hari, rasanya harapan dan cita-cita kami makin membumbung tinggi. Dan saya, dan tentu saja para santri RQ lainnya, bersama-sama menghitung hari. Karena hitungan hari berarti hitungan hafalan kami.

Menghitung hari menjadi sesuatu yang mendebar-debarkan.

Mencoret tiap hitungan tanggal yang dilewati, berarti membalik sebuah halaman baru lagi.

Membalik lagi. Menambah lagi.

Insya Allah ^-^

NB: * dikutip dari buku Bahagianya Merayakan Cinta karya Ust. Salim A Fillah.

NB lagi: RQ libur seminggu… sungguh, hal yang langka. Maunya langsung terbang, pulang ke Padang.. tapi.. yah, sepertinya memang masih harus di sini🙂 yawis lah.. di RQ ini,

“rumahku mungkin bukan surga, tapi InsyaAllah serambinya…” (amiin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s