SMS bersejarah :)

Pas mau delete all messg.. ada satu messg yang sayang banget untuk saya hapus. Akhirnya saya putuskan untuk menulisnya di sini. Gara2 sms ini life mapping saya untuk beberapa tahun ke depan berubah drastis. Belum banyak yang tahu sih, I guess akan ada yang sedikit kecewa dengan kabar ini. Biar waktu saja yang memberi tahu.. *waks ;P bahasanya…* Dan ini sms berharga yang saya maksud🙂

“Assalamu’alaykum wrwb. Dengan berbagai pertimbangan, kami pengelola Rumah Al-Qur’an (RQ) memutuskan untuk menerima anti sebagai santri mukim. Briefing santri dilaksanakan Sabtu, 22 Oktober jam 09.00-10.00 di Rumah Al-Qur’an. Moga dimudahkan untuk hadir. Jazakillah..”

Pas baca sms ini saya malah blank. Nguiiingg… tapi terus sujud syukur sambil terus mbatin ini nggak salah kirim kan? Broken parah lah saya kalo ternyata salah kirim T.T Akhirnya saya putuskan untuk mengirim sms ke panitia. “Bener nih mbak, saya keterima???”, berkat sinyal XL yang Xlalu lagi bermasalah, sms jam 18.30 baru diterima pukul 21.00.. Saya digantung sama XL.

Akhirnya ada reply dari musyrifah sana. It’s true, I’ve been accepted! Alhamdulillah…

Bagi saya keterima di sini sungguh bener2 nikmat yang besaaaar dari Yang Maha Besar. Dari sekian banyak yang mendaftar, RQ hanya menerima 7 orang santri. Hidup ke-7 orang ini gratisss! Malah dikasi uang saku segala. Selama 3 tahun…. Tiga tahun sodara2.. Tiga tahun untuk 30 juz!

RQ ini adalah proyek IKADI (Ikatan Dai Indonesia) dan di bawah bimbingan Lembaga Tahfidz Al-Hikmah Jakarta, specifically kami dibina langsung oleh Ust. Riyadhus Shalihin. Lebih jelasnya saya juga belum tahu, lah wong hari ini briefing dan saya malah kemana.

Definitely, mimpi untuk daftar Indonesia Mengajar, mimpi kuliah di ISTAC atau di Leicester University, England akan ter-postpone… There must be someone who disappoint actually.. Maaf ya, saya memilih ini.

Dan sedikit banyak acara di Turki ini menggalaukan saya. Di sini saya ketemu sama para master degree -PHd candidate, dan juga Professor2 yang kerennya masyaAllah.. Nuansa akademisi, penelitian, jelas sekali.. diskusi tentang penemuan dan fakta2 terbaru dalam dunia Psikologi, tentang perkembangan praktisi di berbagai lingkup negara, semuanya.. hot news. Demi membayangkan ketidakberlangsungan studi formal saya selama 3 tahun ke depan demi fokus menghafal Al-Qur’an, sedikit banyak bikin agak… yah, gimana gitu. Ah.. kapan lagi saya ketemu orang2 ini ya? Kapan lagi saya bisa ada di antara mereka ya? Mana pas disini peluang beasiswa bejibun banyaknya, apalagi kalau mereka tahu kamu masih undergraduate student and potentially need scholarship, surely.. pintu beasiswa menganga dimana-mana.

Tapi.. saya nggak segalau itu kok. Tulisan di atas mungkin karena efek lampu temaram lobby hotel yang bikin saya jadi nulisnya rada melo *haha, ngeles ;P*

Bagaimanapun juga, saya akan lebih ngerasa nyesek kalau nanti waktu S2, S3.. ngomong ngalor ngidul soal manusia, soal jiwa (psyche= jiwa), soal hidup.. tapi malah nggak dong obatnya semua masalah dalam hidup. Even informasi tentang alam raya, teknologi, semuaanya dari buku itu. Dari Al-Qur’an. Sebenarnya bisa saja melanjutkan S2 di UGM, sambil nyantri. Tapi ndak taulah nanti..

Thus.. bismillah! Saya malah jadi makin mantep untuk nyantri di RQ. Tiga tahun dan pakai uang umat??? Bukan perkara sederhana! Setiap suap yang saya makan, tetes air yang saya keluarkan, sabun cuci yang saya pakai, bensin yang saya habiskan.. semuanya uang umat. Wakaf dari banyak orang. Semoga berkah, dan semoga lagi.. semoga saya bisa mempertanggungjwabkan uang-uang ini semua. Harta-harta ini semua. Lagipula boleh lah meniru Steve Jobs, yang mutusin untuk nggak melanjutkan studinya. Ya kan?🙂 Toh 3 tahun ngapal bukan berarti saya nggak bisa nambah ilmu? Banyak sekali buku2 Psikologi, atau yang lainnya.. yang selama ini baru saya baca, baru dipahami sedikit, belum sampai pada tahap mengkritisi. Toh saya mau men-seriusi wirausaha yg sdh ada. Toh saya juga masih kuliah satu lagi. Dan toh-toh lain yang banyak kalau mau di list.

Jadi inget kata temen akrab saya yang kemarin baru pulang dari Amerika, dan beasiswanya bikin saya mupeng juga. Kata Dwi “Hus.. ini mah luar biasa, ini beasiswa dari Allah langsungg!”. Terimakasih wi, sudah menguatkan! Meski kalau dipikir ulang, beasiswa Dwi ke USA kemarin dari Allah juga kan ya -_____-, ahha.

Dan lagi pas ngomong sama Bapak Ibu, mereka setuju2 wae.. Dan FYI bapak saya sempet mengusap-ngusap mata pake tisu pas saya cerita. Ahahaha, ternyata bakat melo ini turunan Bapak! Tanggung jwab Pak!😛

Yap, mari menanti betapa indahnya hari-hari, bulan-bulan, tahun-tahun yang akan datang!😀

“Barangsiapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya, maka pada hari kiamat akan dipakaikan kepada keduaorangtuanya sebuah mahkota yang berkilau, yang sinarnya lebih baik dari sinar mentari, maka keduanya berkata: Mengapa kami diberi mahkota ini? Maka dikatakan: Karena anakmu mengambil (membaca dan mengamalkannya) Al-Qur’an”. [HR Abu Dawud, dan Al-Hakim]

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya. Siapakan mereka ya Rasulullah? Rasul menjawab, para ahli Al-Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” [HR Ahmad]

Amiiiiiiinnnn, jadi… sampai jumpa Indonesia Mengajar, ISTAC dan Leicester.. may see u someday. InsyaAllah!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s