It’s about WORDs.

It doesn’t cost much to be nice.

Begitu salah satu judul postingan di note FB bu Diana S., salah dosen Psikologi UGM.

Di dalam nya Bu Diana menceritakan tentang putri beliau yang habis ganti kacamata baru, dan disitu bu Diana ‘menangkap’ sesuatu yang berbeda, yap.. itu tentang komentar2 tentang kaca mata baru putri beliau, Fayza. Beliau sekarang tinggal di Australi utk studi lanjut dan begitu pula anak2nya. Begini kutipannya:

Sejak memasuki halaman belakang dengan menuntun sepeda, teman Oz nya sudah ada yang komentar

“….Nice face Fayza”

“I wish I have glasses”

Tahukah anda bedanya komentar anak-anak Australia dengan teman-temannya yang orang Indonesia?

“Baru po itu?”

bahkan ada yang bilang, “kok gelap banget kayak orang buta”

begitu cerita Fayza waktu dia bertanya kepada temannya apakah kacamatanya menjadi gelap ketika panas.

Padahal guru-gurunya…

Wesley berkata “Fayza, I like your glasses with shade”

Miss Mardizak bilang, “Fayza, your glasses is like mine”

Simon pun bilang, “I like your glasses….where did you buy it?”

Angela juga bilang, “Your glasses looks very expensive…”

Yeah. it’s merely about ur comments🙂

Betapa berbicara itu benar2 menunjukkan kepribadian kita, yah.. terlepas dari mengapa anak2 Indonesia berkomen seperti itu, ini jdi refleksi buat kita supaya menjadi orang yang baik dengan apa yang kita ucapkan.

It doesn’t cost much to be nice.

Kata2 positif itu dayat bukan main pengaruhnya. Kata yang baik itu bukan sekedar susunan perkataan indah atau memuji, tetapi bersifat benar serta jauh dari segala bentuk tipu daya dan kedzaliman.

“Wahai orang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar” (QS. Al-Ahzab :70)

“Tiada suatu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada di sampingnya malaikat  pengawas yang selalu hadir” (QS. Qaaf : 18)

Dan menurut saya, salah satu cara utk membaca karakter seseorang itu, bukan dengan baca blog nya, baca postingannya, atau baca artikel buatannya, somehow ini benar.. tapi ada yang lebih valid untuk menilai menurut saya.

Lihat bagaimana cara orang tersebut merespon komentar orang lain terhadap hasil karya nya, itu baru menunjukkan bagaimana iya bersikap sesungguhnya. CMIIW anyway..😀

Dan lagi2 ini saya sangat suka kata2 ini,

“untuk berbuat kebaikan, perlukah alasan???”(diucapkan oleh Shinici Kudo-Detective Conan seri berapa yaa? lupa ah-)

Ya.😦

Harusnya tidak ada alasan untuk menunda kebaikan. Atau menyebarluaskan kebaikan. Haaaaaaaaaaaah. jadi ingat PR2 sendiri…!😦

Jadi…. Sudah berkata baik apa hari ini Husni??? 

2 thoughts on “It’s about WORDs.

  1. Yang susah mungkin hatinya..🙂
    Karena perkataan yang baik, keluar dari hati yg baik pula.
    Kalau susah bilang yg baik2, mungkin hati nya blum bnar2 baik ya.
    Wallahualam. sma2 blajar..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s