KEPRIBADIAN DALAM PSIKOLOGI ISLAM*

(Materi ini saya posting berdasarkan mata kuliah Psikologi Kepribadian, yang secara khusus pada pertemuan terakhir membahas ttg kepribadian manusia berdasarkan Islam. Perhapas, it’s worthwhile for u guys)

Istilah-istilah yg relevan dengan pembahasan kepribadian Islam:

  1. Fitrah ( الفطرة ) Potensi asal manusia, ada yang baik dan buruk. Berbeda dgn malaikat (memiliki potensi baik) dan syaithan (memiliki potensi buruk).
  2. Vitalitas Hidup ( الحية) Energi psikis untuk bertahan hidup (survival) dan menjalankan amanah2 dari Allah SWT.
  3. Karakter ( الخلق) Sifat dasar yang khas dan relatif ajeg. Dipengaruhi oleh faktor bawaan (nature) dan lingkungan (nurture). Terdiri dari kebiasaan2, refleks2, kecenderungan, minat, dan kemauan.
  4. Tabiat (الطبع) Citra batin individu yang menetap ( = temperamen)
  5. Sajiyah/ bakat ( السجية) Kemampuan yang potensial/ laten dan harus dikembangkan oleh pendidikan/ lingkungan.
  6. Sifat ( الصفة) Ciri khas individu yg relatif menetap, terus menerus, dan konsekuen.
  7. Amal (العمل) Tingkah laku lahiriah yang tergambar dalam bentuk perbuatan nyata.

 

STRUKTUR KEPRIBADIAN (sebenernya ada bagannya tapi belum q bikin)

  1. JASMANI Struktur jasad manusia. Jasad ini menjadi hidup karena adanya energi kehiduan yaitu nyawa. Batas daya hidup manusia = ajal.
  2. RUH • Ruh adalah urusan Allah dan kita hanya mengetahui sedikit sekali tentang hal ini.“ Ruh itu termasuk urusan Tuhanku sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit.” (QS. Al-Isra : 17 ) • Bersifat multidimensi (dapat keluar masuk jasad manusia) • Bersifat kekal sejak pra kehidupan hingga pasca hidup manusia di dunia.
  3. NAFS • Qalbu Merupakan pemandu/ pengontrol tingkah laku manusia. Bisa menjadi baik atau buruk. Qalbu memiliki daya inderawi (mata hati, suara hati, atau indera ke-6); daya kognisi (intuisi, ilham, kasyaf); daya emosi (tenang, senang, marah, dengki, menyesal, dll). Jenis2 hati: Hati yang sehat (qolbun salim), hati yg sakit, hati yg mati • Akal Substansi yg berkedudukan di otak. Fungsi akal : mengamati, tadabbur, kontemplasi, insight, i’tibar (analogi), tafakur, tadzakur. • Hawa Nafsu Mengikuti prinsip kenikmatan, misal: syahwat dan ghadab (agresivitas untuk mempertahankan diri)

DINAMIKA KEPRIBADIAN

Fungsi fisik (panca indera) membantu kerja fungsi psikis, fungsi fisik harus dijaga, misal makanan halal dan thoyib, wudhu&mandi, pakaian yg menutup aurat&rapi, menikah, larangan bermaksiat, etc. •

Kepribadian yg sehat tercermin dari integrasi semua unsur kepribadian (kalbu, akal, dan hawa nafsu harus bekerjasama).

TIPE KEPRIBADIAN •

  1. Nafsu Muthmainnah (didominasi qalbu, didukung hidayah, akal&bisikan malaikat)
  2. Nafsu Lawwamah (berbuat maksiat tapi masih ada usaha untuk bertaubat dan memperbaiki diri)
  3. Nafsu ammarah (didominasi hawa nafsu dan godaan syaithan)

PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN

  1. Pra Kehidupan Alam ruh: kesaksian para ruh tentang keesaan Allah. Alam kandungan: a. Nutfah b. Alaqoh c. Mudghah d. Peniupan ruh: ditentukan umur, rezeki, jenis kelamin, nasib
  2. Kehidupan Dunia a. Neo natus b. Kanak-kanak (Thiflun) 0-7 th c. Tamyiz (7 th-12 th/ 13 th) d. Baligh/ taklif (dewasa) e. Syuyukh (setengah baya hingga lansia)
  3. Pasca kehidupan dunia a. Alam kubur/ barzah. b. Alam Makhsyar c. Fase hisab/ penimbangan amal d. Fase meniti Shirat e. Alam abadi (surga atau neraka)

*Sepertinya ini diambil dari suatu buku, tapi saya belum menemukan buku apa. Well, saya cuma nulis yg diterangin dosen while dosennya jg nggak bilang ni dikutip dari mana aja. Thus, I’ll enclose bibliography later yah..

About these ads

6 thoughts on “KEPRIBADIAN DALAM PSIKOLOGI ISLAM*

    • iya memang menarik sekali :)! sbenarnya itu postingan tujuannya biar menyeimbangi ilmu2 Psikologi yang sekarang eksis yang notabene pake aliran Barat. Padahal banyak yg ga ssuai lho. Misalnya slh satu tokoh Psikologi Barat (Freud) yg teorinya masih kepake smpe skarang itu bilang klo manusia itu berperilaku karena insting2 nafsunya *emang kita hewan apa pke insting doank-kita kan punya akal?!* atau ada yg meneorikan kalo agama itu muncul krn rasa inferioritas(rasa kecemasan) yg berlebihan sma manusia, agama muncul krn pikiran kita! gile…klo gak ati2 mah blajar Psikologi bsa kebablasen..>.<

      gya.iki posting apa komen sih panjang bgt, +___+
      but anyway thanks komennya :) di blog baru saya.

    • iya juga, salah ketik, udah ngantuk, malem2…

      ndak tahu juga euy, kalau baca hal2 menarik biasanya kayak gini, kayak baca berita bola… atau baca sains2 gitu lah..

      hahaha, manggil mbak itu cari aman, kan ndak tahu lebih muda atau lebih tua.

      ya wis, fithri gitu aja?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s